Peningkatan Kapasitas Pengelola Website Desa Berbasis OpenSID melalui Pelatihan dan Pendampingan: Studi Kasus Pekon Podomoro
Studi Kasus Pekon Podomoro
Kata Kunci:
OpenSID, pengabdian masyarakat, pelatihan pengelola website desa, kualitas informasi publik, ISO/IEC 25010, Heuristic EvaluationAbstrak
Website desa berbasis OpenSID di Pekon Podomoro, Kabupaten Pringsewu, Lampung, telah menyediakan fitur Layanan Mandiri, Transparansi APBDes, Lapak Desa, dan Demografi. Evaluasi berbasis inspeksi menggunakan ISO/IEC 25010:2023 dan Heuristic Evaluation menemukan isu pada navigasi, bantuan prosedural, kualitas informasi, dan keamanan data warga [1]. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola website melalui pelatihan workshop dua sesi dan pendampingan implementasi rekomendasi perbaikan prioritas. Metode mencakup workshop tatap muka, pendampingan intensif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 45 menjadi 81,4 (skala 100), serta keberhasilan implementasi empat quick wins prioritas tinggi: halaman Panduan Layanan Mandiri, kebijakan privasi, dokumen pendukung APBDes, dan SOP konten Lapak Desa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan informasi publik, transparansi anggaran, dan keamanan data di tingkat pekon.
